Authentic Brands Group (ABG), organisasi lisensi yang memegang hak atas musik dan citra Elvis Presley, menggugat perusahaan AI Anthropic. ABG menuduh Anthropic menggunakan karya Presley tanpa izin untuk melatih model AI-nya.
Menurut laporan The Guardian, gugatan tersebut menyebut 274 lagu, termasuk “Can’t Help Falling in Love”, “All Shook Up”, dan “A Little Less Conversation”. Pihak penggugat meminta ganti rugi US$150.000 per lagu, atau sekitar US$41 juta.
Gugatan itu juga menuduh Claude menghasilkan keluaran yang melanggar hak cipta. Semua itu adalah klaim pihak penggugat yang belum diputus pengadilan.
Mengapa kasus ini penting?
Perkara ini menambah perdebatan tentang izin penggunaan musik berhak cipta untuk melatih model AI. Hasilnya dapat memengaruhi cara pemegang katalog musik dan pengembang AI merundingkan penggunaan karya, lisensi, dan kompensasi.
Untuk musisi dan kreator, isu utamanya adalah bagaimana memperoleh informasi dan kendali atas penggunaan karya mereka dalam pelatihan AI. Untuk saat ini, gugatan ini belum menetapkan bahwa Anthropic melanggar hak cipta.
Sumber
- Anthropic digugat atas dugaan penggunaan 274 lagu Elvis Presley untuk melatih model AI, The Guardian, 25 Oktober 2026.